Penulis : Raufah Satyani & Sherly Dwi Caroline Enhar
Jurusan : Pendidikan Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta
Jurnal Publikasi : Jurnal Tamumatra Universitas Hamzanwadi
Jurnal Terakreditasi : SINTA 5
Volume/Issue : Vol 6 No 2, Juni 2024
Tautan Jurnal : klik disini

Tari lengger Banyumas telah menjadi bagian integral dari kehidupan komunal masyarakat Banyumas karena cepatnya perkembangannya. Salah satu contoh dari variasi tarian ini adalah tari Lengger Lanang Banyumas. Lintas gender adalah peran atau karakteristik yang berbeda dari identitas gender seseorang, yang juga dikenal dengan istilah cross gender. Di zaman sekarang, tari Lengger Lanang masih sangat populer karena di setiap tahunnya selalu ada penerus atau generasi-generasi yang senantiasa meneruskan budaya tari Lengger Lanang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan popularitas atau eksistensi tari Lengger Lanang di kalangan anak muda di zaman sekarang serta antusias anak muda untuk melestarikan budaya tari Lengger Lanang di Banyumas.

Popularitas tarian ini terbilang populer di kalangan anak muda di zaman sekarang, karena faktor dukungan dari masyarakat sekitar dan banyaknya generasi-generasi yang berminat terhadap tarian ini. Walaupun tarian ini termasuk ke dalam seni pertunjukan cross gender yang sering dianggap menyimpang, justru hal itu menjadi sesuatu hal yang menarik bagi warga asing dan menjadi kesenian yang langka di Banyumas. Masalah ini telah terjawab dengan banyaknya inovasi baru dari tari Lengger Lanang seperti dengan ditambahkannya gerak-gerak yang mengikuti trend di masa kini yang dapat menciptakan suasana baru di tari Lengger Lanang Banyumas. Banyak kegiatan-kegiatan seperti kelas tari online ataupun kelas tari offline yang diadakan di rumah lengger yang menarik banyaknya pengunjung atau orang-orang di luar daerah Banyumas. Mereka ingin mengetahui seperti apa rumah lengger dan tarian Lengger Lanang tersebut. Tari Lengger Lanang juga sering kali mengikuti berbagai event yang melibatkan masyarakat dalam negeri maupun luar negeri yang menjadikannya lebih banyak dikenal masyarakat dalam negeri maupun luar negeri.

Editor : Nur Arif Anandhita

Categories: Publikasi