Kelompok mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta telah berhasil menyelesaikan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dilaksanakan pada 19 April 2024 sampai dengan 18 Agustus 2024.

Terdapat lima kelompok PKM Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan yang berkesempatan lolos pendanaan dari Ditjen Diktiristek, Kemendikbudristek hingga dapat melaksanakan program yang telah dirancang oleh masing-masing kelompok. “Dari lima kelompok PKM PSP tersebut diantaranya empat PKM pengabdian masyarakat dan satu PKM kewirausahaan” Ucap Dilla Octavianingrum selaku sekretaris Jurusan PSP dalam rilis yang di terima pada (08/08/24).

Terlihat dari media sosial instragram @pspisiyk_official empat kelompok PKM pengabdian masyarakat dengan judul: 1) Regenerasi Pelaku Kesenian Rakyat Tari Soreng untuk Anak-Anak di Padepokan Wargo Budoyo, Desa Banyusidi, Magelang, Jawa Tengah; 2) Implementasi Gerak Tari Tradisional sebagai Media Terapi Relaksasi untuk Lansia Penderita Hipertensi di Paguyuban Dasawisma Desa Sidomulyo Bantul Yogyakarta; 3) Art Education Berbasis Local Content dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Marginal di Bantaran Kali Code, Yogyakarta; 4) Pelatihan Tari Golek Puspowarno sebagai Bimbingan Keterampilan di BPRSW DIY, sedangkan PKM kewirausahaan dengan judul Fashion Seni Pertunjukan dengan Perpaduan Macrame dan Dried Plants sebagai Bentuk Tren Aesthetic. Dari keempat kelompok PKM pengabdian masyarakat telah menyelesaikan kegiatan pengabdiannya, salah satunya kegiatan pengabdian di Rumah Anak Pintar Indonesia yang terletak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, sedangkan PKM kewirausahaan telah menyelesaikan produk dan saat ini mendapatkan pesanan untuk kostum Master of Ceremony PKKMB ISI Yogyakarta 2024.

“Pada akhir kegiatan, semua kelompok PKM pengabdian masyarakat membuat pementasan dari hasil program yang telah dilaksanakan, pementasan ini sebagai tanda selesainya kegiatan dan sebagai evaluasi kegiatan yang telah dilakukan oleh kelompok mahasiswa PKM PSP 2024” Ucap Hana Permata Heldisari salah satu pembimbing PKM PSP ISI YK.

“Setelah menyelesaikan kegiatan PKM, kami akan mengadakan monitoring guna melihat kegiatan yang telah diberikan kepada masyarakat dapat berkelanjutan atau tidak sehingga kedepannya dapat dievaluasi” tambah Estu salah satu anggota kelompok PKM PSP.

Menanggapi hal ini Kepala Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan Institut Seni Indoenesia Yogyakarta sangat bangga dan mengapresiasikan lima kelompok yang berhasil menyelesaikan kegiatan PKM tersebut (08/08/24).

Editor : Tarisya Maretaura Lesmana

Categories: Prestasi